BobSadino, pebisnis nyentrik yang dikenal sebagai pemilik jaringan usaha Kemfood dan Kemchick wafat di Rumah Sakit Pondok Indah setelah 1 tahun melawan komplikasi penyakitnya. Bob Sadino yang juga kerap disapa dengan "Om Bob" meninggalkan tak hanya legacy bisnis raksasa, melainkan juga berbagai pelajaran penting dalam mengarungi dunia usaha.
GunakanMedia Sosial. Pebisnis zaman now tentu wajib punya media sosial. Karena hal ini bisa jadi senjata ampuh untuk promosi. Walau almarhum Bob Sadino adalah pebisnis zaman old, dia tetap setuju dengan penggunaan medsos. Bob mengatakan jika medsos memang praktis dalam membantu kegiatan promosi.
BOBSADINO atau sering dikenal dengan Om Bob, merupakan sosok pengusaha sukses yang sangat nyentrik.Namun, hari ini Indonesia kehilangan sosok pengusaha berambut putih yang berpenampilan sederhana. Om Bob cukup dengan celana pendek serta kemeja lengan pendek, ia pede tampil di depan publik bahkan di depan awak media. Memang dandanan tersebut berbanding terbalik dengan gaya entrepreneur lain
Selamaini, agaknya orang salah mengira. Om Bob-panggilan akrab Bob Sadino-dianggap sebagai pelaku bisnis yang hanya bermodal nekat. Tindakan-tindakan bisnis yang sering dia katakan sendiri sebagai kebodohan sepertinya perlu dimaknai lagi. Sebab, di balik keluguannya sebagai pebisnis produk-produk perishable (telur, daging, sayuran), Om Bob ternyata adalah praktisi teori bisnis paling riil.
Karenaia tahu apa tujuan hidupnya, yaitu menjadi pebisnis sukses. 5. Rendah hati. Tercatat kekayaan dari Bob Sadino menembus angka US$ 4,5 miliar atau Rp 65,4 triliun. Walau demikian, Bob Sadino bukanlah tipikal orang-orang yang ingin "diakui" keberadaanya dengan menggunakan pakaian bermerek, mengoleksi sepatu dan jam tangan mahal.
Belajardari perjalanan hidupnya, dapat disimpulkan bahwa untuk bisa meraih kesuksesan dalam menjalani suatu usaha tidaklah mudah. Dibutuhkan tekad dan kerja keras seperti yang dilakukan oleh sosok inspiratif Bob Sadino. Berikut ini adalah lima petuah nyentrik dari Bob Sadino yang bisa memotivasi kita untuk meraih kesuksesan. 1.
Berikutini kisah Bob Sadino yang bisa teman-teman Grameds pelajari untuk mengenalnya dan mengambil nilai-nilai positif yang bisa menginspirasi. Dengan cara berpikir yang kreatif, beliau berhasil untuk menjadi pengusaha yang hingga saat ini menjadi panutan bagi pengusaha muda. Pelajari caranya melalui buku 101 Cara Berpikir Kreatif Ala Bob Sadino.
2XxBuK. Biografi dan Profil Lengkap Bob Sadino Sebagai Tokoh Pengusaha Sukses Berpenampilan Nyentrik Dari Indonesia – Bob Sadino merupakan salah satu pengusaha sukses dari dunia bisnis di Indonesia. Bob sadino adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis dibidang pangan dan peternakan. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, berikut ini adalah biografi Bob sadino. Biografi Singkat Bob Sadino Nama Asli Bambang Mustari Sadino Lahir Tanjung Karang, Bandar Lampung, 9 Maret 1933 Wafat Jakarta, 19 Jakarta 2015 Agama Islam Pendidikan SD, Yogyakarta 1947. SMP , Jakarta 1950. SMA, Jakarta 1953. Karir Karyawan Unilever 1954-1955 Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg 1950-1967 Pemilik Tunggal Kem Chicks supermarket 1969-sekarang Dirut PT Boga Catur Rata PT Kem Foods pabrik sosis dan ham PT Kem Farms kebun sayur Alamat Rumah Jalan Al Ibadah II/12, Kemang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp 793981 Alamat Kantor Kem Chicks Jalan Bangka Raya 86, Jakarta Selatan Telp 793618 Biografi Lengkap Bob Sadino Bob Sadino memiliki nama asli Bambang Mustari Sadino, lahir pada tanggal 9 Maret 1933 di Tanjung karang, Lampung. Ia lahir dari keluarga serba kecukupan sebagai anak bungsu dari lima bersaudara. Orang tuanya meninggal pada saat ia masih berusia 19 Tahun, ia dipercaya oleh keluarganya untuk mewarisi seluruh harta dari kedua orang tuanya, dengan alasan karna ia merupakan anak bungsu dan saudara-saudaranya sudah dinilai memiliki kehidupan yang mapan. Kehidupan Bob Sadino Dengan warisan dari orangtuanya, Bob sadino memanfaatkan setengah dari harta warisannya untuk pergi dan tinggal di Belanda selama kurang lebih 9 tahun. Disana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam. Tidak hanya bekerja, disana ia bertemu dengan seorang wanita Indonesia bernama Soelami Soejoed dan akhirnya ia nikahi. Pada tahun 1967, Bob sadino dan istrinya kembali ke Indonesia. Dari Belanda ke Indonesia, ia membawa dua mobil Mercendes buatan tahun 1960-an. Ia menjual satu unit mobil miliknya untuk membeli sebidang tanah di kemang, Jakarta selatan. Karir Bob Sadino Tinggal di Indonesia, Bob Sadino bekerja sebagia karyawan di Indonesia. Suatu hari ia memiliki keinginan untuk bekerja secara mandiri, sehingga ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Lalu ia memanfatakan satu mobil yang ia miliki, ia mulai menyewakan Mobil Mercedesnya dan ia sendiri menjadi sopirnya. Namun, usahanya tidak berjalan dengan lancar, usaha menyewakan mobil dapat dikatakan gagal, karena Mobil mercedes yang ia sewakan mengalami kecelakan yang membuat mobilnya mengalami kerusakan parah. Bob Sadino tidak bisa memperbaiki mobilnya karena biaya perbaikan yang sangat mahal. Akhirnya ia memutuskan untuk bekerja sebagai kuli bangunan dengan upah harian yang ketika saat itu hanya . Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya. Awal Merintis Telur Ayam Negeri Hingga suatu hari ada seorang sahabat Bob Sadino yang memberikan saran untuk beternak dan berbisnis telur ayam negeri karena pada saat itu telur ayam negeri masih jarang ada dipasaran. Melihat peluang yang ada, kemudian Bob menangkapnya itulah yang dilakukan, hingga akhirnya ia menggeluti bisnisnya. Bersama istrinyam ia mulai berjualan telur ayam negeri yang ia tawarkan dari pintu ke pintu kepada orang asing yang tinggal di daerah kemang. Pada saat itu, keberadaan anak negeri beserta telurnya masih belum populer di Indonesia sehingga barang dagangannya hanya dibeli oleh eksparita-ekpariat yang tinggal di daerah Kemang serta beberapa orang Indonesia yang pernah tinggal di luar negeri. Bob Sadino bersama istrinya menjual hanya beberapa kilogram telur perharinya. Karena memiliki pengalaman hidup di Eropa dan juga fasih dalm berbahasa Inggris membuat Bob tidak kesulitan saat berinteraksi dengan orang asing yang tinggal di daerah Kemang. Dengan berkembangnya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal masyarakat luas sehingga bisnisnya semakin berkembang, kemudian ia melanjutkan usahanya dengan berjualan daging Ayam. Suatu ketika Bob Sadino berpikir, jika seekor ayam bisa mencari makanannya sendiri untuk menyambung hidup, apalagi seorang manusia yang dibekali akal budi yang seharusnya tidak boleh kalah dengan seekor ayam yang tidak memiliki akal. Dari pemikiran inilah yang membuatnya menjadi pengusaha hebat dan selalu berjuang tidak pantang menyerah sehingga menuntunnya menjadi seorang pengusaha yang sukses di Indonesia. Mendirikan Perusahaan Pada tahun 1970, Bob sadino mendirikan sebuah perusahaan yang diberi nama Kem Chicks. Kem Chickk adalah supermarket yang menyediakan beragam produk pangan impor untuk masyarakat Jakarta. Seiring dengan berjalannya waktu, Bob sadino melihat bahwa permintaan akan daging sosis semakin meningkat, maka pada tahun 1975, ia kembali mendirikan perusahaan yang bernama Kem Food, yang merupakan pelopor industry daging olahan di Indonesia. Kem Food memproduksi berbagai jenis daging olahan seperti Sosis, Burger. dan Baso. Selain menjadi orang pertama yang mengenalkan ayam negeri, Bob sadino merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayuran sistem hidroponik di Indonesia. Kem Fams , merupakan sebuah ladang sayur yang didirikan oleh Bod Sadino dengan sistem hidroponik. Berdasarkan catatan awal 1985 menunjukkan bahwa rata-rata perbulan perusahaan Bob Sadino menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan dan 100 ton sayuran segar. Wafatnya Bob Sadino namun semenjak meninggalnya Soelami Soejod istrinya, kesehatan Bob Sadino terus menurun. Ia sempat dirawat intensif selama dua minggu di Rumah Sakit Pondok Indah. Dan pada tanggal 19 Januari 2015 ia meningga dunia karena penyakit komplikasi yang dideritanya. Awalnya cuma flu karena faktor usia jadi sembuhnya lama. Kemudian merembet ke yang lain, jadinya komplikasi, selain itu ia juga sempat menderita pernafasan yang kronis, ungkap Saman Syarief, keponakan Bob Sadino. Bob Sadino Motivatornya para Pengusaha Tidak hanya sebagai pengusaha, Bob Sadino juga tidak jarang tampil di layar televisi untuk memberikan motivasi kepada para pengusaha di Indonesia. Pengalaman suka-duka yang ia alami ia bagikan kepada mereka. Berikut ini beberapa kata-kata motivasi yang pernah dilontarkan oleh pengusaha yang berpenampilan nyentrik Dibalik setiap harapan selalu diikuti kekecewaan, jadi berhentilah berharap Yang beneran punya, ngga akan banyak bicara seperti mereka yang berlaga sok punya Setiap bertemu dengan orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu Saya bisnis cari rugi, ketika rugi saya semangat, dan jika untung bertambah rasa syukur saya Setinggi apapun pangkat yang Anda miliki, Anda tetaplah karyawan. Sekecil apapun usaha Anda, Anda adalah Bosnya Orang Goblok itu ga banyak mikir yang penting melangkah, orang pintar kebanyakan mikir akibatnya tidak pernah melangkah Orang Goblok sulit dapat pekerjaan, akhirnya buka usaha sendiri. Saat bisnisnya berkembang, orang goblok mempekerjakan orang pintar Semakin goblok seseorang akan kian banyak ilmu yang diperolehnya saya menggoblokan diri sendiri sebelum menggoblokan orang lain Saya tidak mau pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki terkubur bersama tubuh saya ketika mati kelak Cukup lengkap penjabaran yang telah kami sampaikan pada posting kali ini tentang Biografi dan Profil Bob Sadino, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman dalam mencari literatur tentang Om Bob Sadino. Baca Juga Artikel Biografi Lainnya
Apa aktivitas sosial yg dikerjakan Bob Sadino setelah menjadi berhasilbagaimana acara sosial Bob sadino sehabis menjadi orang sukses? hambatan Bob Sadino untuk menjadi sukses kegiatan sosial Bob Sadino sehabis menjadi orang berhasil adsbygoogle = [].push{}; bagaimana kegiatan sosial Bob sadino sehabis menjadi orang berhasil?apa kegiatan sosial bob sadino Apa aktivitas sosial yg dikerjakan Bob Sadino setelah menjadi berhasil Jawaban bob sadino masih melaksanakan hidup sederhana & mau bergaul atau bergabung dgn golongan manapun. bagaimana acara sosial Bob sadino sehabis menjadi orang sukses? mesti tetap berusaha alasannya kesuksesan tanpa perjuangan tak ada hambatan Bob Sadino untuk menjadi sukses kegiatan sosial Bob Sadino sehabis menjadi orang berhasil Jawaban sadino harus bergabung kemana mana untuk menjadi sukses. sadino tetap bergabung dgn golongan manapun bagaimana kegiatan sosial Bob sadino sehabis menjadi orang berhasil? realisasikan ilham semaksimal, hrs brni mengawali, jgn trllu bnyk analysis, jgn ingin serba instant, bermimpi besar intraksi pada sesama atau suatu kalangan
CC BY Pranala Siapa yang tak mengenal almarhum Bob Sadino? Sosok yang sudah lama malang melintang di dunia bisnis ini, semasa hidupnya, telah menorehkan berbagai prestasi hingga namanya tak hanya dikenal oleh para pengusaha kecil dan menengah saja, tetapi juga menempel dalam ingatan masyarakat secara umum. Seperti apa, sih, kiprahnya semasa hidup? Memulai sebagai pengusaha kecil dan menengah Meski di akhir hidupnya Bob lebih dikenal sebagai pengusaha besar, tetapi awal kariernya justru dimulai sebagai pengusaha kecil dengan menyewakan mobil miliknya. Menariknya lagi, saat itu Bob sendiri yang menjadi supir untuk mobil yang disewakannya. Setelahnya pun Bob tidak langsung keluar dari usaha kecil dan menengah. Bob memilih untuk menjadi pionir dalam bisnis peternakan, khususnya telur ayam negeri. Dalam bisnis keduanya ini, Bob juga tak ragu untuk melakukan pemasaran dari pintu ke pintu. Tak pernah kenal kata 'menyerah' Dalam bisnis apa pun, rintangan pasti akan selalu ada. Tak terkecuali bisnis peternakan yang ditekuni oleh Bob. Pengusaha yang tutup usia di umur 81 tahun ini bisa dibilang merintis bisnis baru dengan memperkenalkan telur ayam negeri yang saat itu masih belum begitu terkenal di Indonesia. Sebagai pengusaha yang bisa dibilang "membuka jalan" bagi pelaku-pelaku usaha lainnya, tentu banyak masalah yang dihadapi olehnya. Mulai dari meyakinkan konsumen dengan produk yang dipasarkannya, hingga membangun basis yang kuat untuk pengembangan strategi bisnis. Meski menghadapi banyak permasalahan dan rintangan, Bob tetap teguh dengan bisnisnya dan tak pernah putus asa. Selain ketekunan dan kedisiplinan, pantang menyerah juga merupakan karakteristik yang perlu dimiliki oleh setiap pengusaha. Khususnya bagi pengusaha yang bergerak di bisnis-bisnis baru seperti yang dilakukan oleh Bob dengan produk telur ayam negerinya. Sebagai hasilnya, Bob berhasil mengembangkan usahanya, dari yang tadinya seorang pengusaha kecil dan menengah, menjadi pengusaha besar dengan jaringan bisnis Kemfood dan Kemchick. Memiliki kepribadian yang unik dan nyentrik Selain kiprahnya sebagai pengusaha, Bob juga terkenal dengan gayanya yang nyentrik. Terbiasa merintis segala sesuatu dari bawah, Bob memiliki gaya berpakaian yang sederhana. Bahkan, ketika beberapa kali dipanggil untuk bertemu dengan presiden pun Bob tetap memilih untuk mengenakan celana pendek yang membuatnya nyaman, berbeda dengan kebanyakan orang yang pasti akan tampil rapi dan formal saat diminta bertemu dengan seorang kepala negara. Kesederhanaan Bob Sadino juga menjadi karakteristik lain yang patut diteladani oleh setiap pelaku usaha. Meski beberapa orang mungkin menilai beliau tidak begitu paham kapan harus menempatkan diri, tetapi kekeraskepalaannya dalam mempertahankan prinsip justru menjadi salah satu kunci yang melancarkan jalannya sebagai seorang pelaku bisnis. Tak heran, ketika beliau tutup usia pada tanggal 19 Januari 2015 lalu, banyak kalangan yang merasa berduka karena ditinggalkan olehnya.
Bambang Mustari Sadino atau yang kerap disapa Bob Sadino atau Om Bob, merupakan tokoh inspiratif di dunia bisnis. Pengusaha inspiratif ini lahir di Tanjungkarang, Lampung pada 9 Maret 1933, dan meninggal dunia pada 19 Januari 2015. Nama Bob Sadino dikenal sebagai seorang pebisnis yang sukses, Bob Sadino memiliki beberapa bisnis yakni Kem Chicks, Kemfood, Kem Farm, dan The Mansion at Kemang. Kesuksesan Bob Sadino dengan berbagai bisnis yang ditekuni melalui proses yang panjang, semua berawal sebagai penjual telur keliling. image source wikipedia Ayah Bob bernama Sadino dan ibu bernama Itinah Soeraputra. Bob Sadino adalah anak terakhir dari lima bersaudara. Ia lahir dan tumbuh dari lingkungan keluarga yang berkecukupan, dengan ayah sebagai seorang guru dan kepada sekolah pada zaman Hindia-Belanda. Meski memiliki latar belakang keluarga yang berkecukupan, tidak membuat Bob Sadino menjadi seorang yang bergantung kepada orang tuanya, melainkan sebaliknya, ia menjadi sosok yang mandiri. Pada usia yang ke 19 tahun, ayah Bob meninggal, dan meninggalkan warisan kepadanya. Seluruh harta warisan keluarga diberikan kepadanya karena anggota keluarga yang lain telah memiliki kehidupan yang mapan dan berkecukupan. Saat itulah awal mula kisah Bob di dunia bisnis. Baca juga Prinsip Entrepreneur untuk Meraih Sukses & Mempertahankannya Perjalanan Hidup Bob Sadino Bob Sadino menghabiskan masa pendidikan SD di Yogyakarta pada tahun 1947, SMP di Jakarta pada tahun 1950, SMA di Jakarta pada tahun 1953. Setelah lulus dari bangku SMA, Bob melanjutkan perkuliahan di Universitas Indonesia dengan memilih fakultas hukum. Tak sempat menyelesaikan perkuliahannya, Bob memilih untuk berhenti berkuliah. Meski demikian, bukan berarti Bob Sadino menganggap kuliah adalah hal yang tidak berguna, ia mengatakan “kita ngomong apakah belajar itu perlu. Saya nggak pernah bilang belajar itu nggak perlu atau nggak usah, dan saya tidak punya basis, tidak sekolah. Saya adalah orang bodoh. Nah, dari kebodohan ini yang menjadi kekuatan saya” Karyawan Unilever Setelah berhenti berkuliah Bob memilih bekerja sebagai karyawan di Unilever, ia bekerja sebagai seorang karyawan hingga tahun 1955. Karena sebelumnya Bob diwariskan harta oleh ayahnya, sebagian dari uang tersebut ia gunakan untuk berkeliling dunia, Ia pun singgah dan menetap di belanda selama 9 tahun. Selama di Belanda Bob bekerja di perusahaan pelayaran Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan di Jerman. Saat di Belanda Bob bertemu dengan teman hidupnya Soelami Soejoed yang merupakan karyawati Bank Indonesia Amerika Serikat. Usaha Sewa Mobil Tahun 1967 Bob dan keluarganya kembali ke Indonesia. Di Indonesia Bob membeli dua mobil Mercedes dan membuka usaha sewa mobil dan Bob sendiri yang menjadi supirnya. Sayangnya bisnis sewa mobilnya tidak berjalan mulus, Ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya mengalami kerusakan. Menjadi Kuli Bangungan Karena musibah yang dialami, Bob tidak memiliki cukup modal untuk memperbaiki mobilnya, sehingga Ia memutuskan untuk menjadi seorang kuli bangungan. Hal tersebut dilakukan demi mencukupi kebutuhan hidup bersama keluarga. Karena tekadnya yang kuat, ditengah musibah yang melanda, ia tidak menyerah dan tetap berusaha. Bisnis Telur Ayam Negeri dan Pengembangbiakan Ayam Broiler Meski depresi karena musibah yang dialami sebelumnya, tidak membuat Bob menyerah begitu saja, Ia kembali bangkit dengan berbisnis telur ayam negeri. Bisnisnya bermula saat rekan Bob bernama Sri Mulyono Herlambang yang merupakan Jenderal Angkatan Udara, menawarkannya untuk memulai bisnis telur ayam negeri. Kemampuan Bob melihat peluang pasar dan menjalin hubungan yang baik dengan teman-temannya di luar negeri, membuat bisnisnya terus berkembang. Bob terus belajar dan berhasil mengembangbiakan ayam broiler di Indonesia. Pengembangbiakan tersebut ia pelajari dari majalah peternakan berbahasa Belanda yang dikirimkan kepadanya. Bisnis Sayuran Setelah berhasil dalam bisnis telur dan ayam broiler, Bob melihat peluang baru, yaitu bisnis sayuran. Bob mulai mengembangkan sayur dan buah-buahan luar negeri yang belum ada di Indonesia. Dari inovasinya tersebut, bisnis sayuran yang ditekuni juga mengalami kesuksesan. Bob percaya bahwa untuk mencapai kesuksesan tidak ada yang instan, semuanya harus diawali dengan kegagalan dan kembali bangkit. Meski dari awal memfokuskan dirinya di dunia bisnis, menurut Bob uang bukanlah hal yang utama, Bob memiliki prinsip dalam bisnis adalah kemauan, komitmen, dan berani mengambil peluang. Baca juga Cara Menjadi Entrepreneur yang Kreatif dan Sukses Kata-kata Mutiara Bob Sadino image source Setelah membaca cerita di atas, bagaimana pendapat Anda? Sangat inspiratif bukan? Selain sepak terjangnya dalam dunia bisnis yang menjadikannya sebagai sosok inspiratif, Bob Sadino juga dikenal sebagai sosok yang memiliki kata-kata yang inspiratif dan mendunia. Dikutip dari berikut adalah kata-kata mutiara Bob Sadino. “Orang pintar kebanyakan ide dan akhirnya tidak ada satu pun yang jadi kenyataan. Orang goblok cuma punya satu ide dan itu jadi kenyataan.” “Orang Goblok sulit dapat pekerjaan, akhirnya buka usaha sendiri. saat bisnisnya berkembang, orang goblok mempekerjakan orang pintar.” “Orang pintar maunya cepat berhasil, padahal semua orang tahu itu impossible! Orang goblok cuma punya satu harapan, yaitu hari ini bisa makan.” “Orang pintar yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang bodoh tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.” “Orang pintar berpikir aku pasti bisa mengerjakan semuanya, sedangkan orang bodoh menganggap dirinya punya banyak keterbatasan sehingga harus dibantu orang lain.” “Orang pintar menganggap sudah mengetahui banyak hal, tetapi seringkali melupakan penjualan. Orang bodoh berpikir simple, yang penting produknya terjual.” “Orang pintar sering menganggap remeh kata fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang bodoh tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.” “Orang pintar merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang bodoh seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.” “Orang Goblok itu ga banyak mikir yang penting melangkah, Orang pintar kebanyakan mikir akibatnya tidak pernah melangkah.” “Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok itu berjuang keras untuk sukses agar bisa bayar pelamar kerja.” “Banyak orang tanya, “Bisnis apa yang BAGUS?” Jawabnya, “Bisnis yang bagus adalah yang DIBUKA, bukan yang ditanyakan terus.” “Setinggi apapun pangkat yang Anda miliki, Anda tetaplah karyawan. Sekecil apapun usaha Anda, Anda adalah BOS-nya.” “Kamu ini bangun pagi, mandi, pamit kerja, pake seragam, kaki dibungkus sepatu, berangkat pagi pulang malam bayaran ga seberapa KERJA APA DI KERJAIN?” “Bisnis itu hanya modal dengkul bahkan jika Anda tidak punya dengkul pinjam dengkul orang lain.” “Berhenti membuat rencana, MELANGKAHLAH!” Sekian cerita tentang Bob Sadino dan sebagian dari kata-kata mutiaranya, semoga dengan cerita inspiratif ini membuat Anda tetap semangat menjalankan bisnis di tengah tantangan dan hambatan yang harus dilewati. Anda juga bisa belajar beragam strategi bisnis dan hal-hal tentang kewirausahaan lainnya sebagai bekal untuk menjadi seorang pengusaha sukses dengan belajar di perguruan tinggi yang memiliki program studi bisnis seperti jurusan Entrepreneurship di Podomoro University. Kunjungi sekarang! Baca juga Ini Dia Daftar Pengusaha Sukses di Indonesia
Nama Bob Sadino pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Ia adalah salah satu pengusaha sukses di Indonesia yang memiliki ide-ide kreatif sehingga dapat memotivasi pengusaha muda lainnya. Meskipun saat ini ia telah tiada, tapi motivasi dan wasiat Bob Sadino akan selalu tersalurkan ke dalam jiwa-jiwa muda anak bangsa. Pria yang lazim disapa Om Bob ini semasa hidupnya memang giat bekerja, mau memulai semuanya dari nol dan belajar dari kegagalan. Meski terlahir dari keluarga yang berada dan memiliki harta warisan peninggalan orang tua, Bob muda tidak menghabiskan waktunya dengan hura-hura. Ia justru menghabiskan setengah harta warisannya untuk berkeliling dunia dan mecoba usaha apa saja sampai menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Langsung saja, berikut adalah 7 wasiat Bob Sadino yang terkesan santai tapi sangat mengena. Semoga dapat menjadi motivasi bagi kamu dalam menjalani hidup. 1. Jangan kebanyakan mikir. Wasiat Bob Sadino “Orang pintar itu kebanyakan mikir. Pikirannya banyak dan bercabang-cabang melebar. Untuk sukses kita perlu fokus, agar fokus kita perlu menjadi orang bodoh.” Artinya, ketika ada kesulitan ya nggak usah mikir yang macam-macam. Cukup pikirkan satu solusi untuk menyelesaikan masalah yang ada di depan kita. Sisanya, dipikir nanti sambil jalan. Intinya dibawa santuy saja. 2. Bebaskan diri dari tiga belenggu. Tiga belenggu yang dimaksudkan adalah ketakutan, harapan, dan cara berpikir. Pertama, jadilah orang yang pemberani dan janganlah menjadi orang yang pengecut. Kalau ada peluang ambil saja, jangan takut dengan risiko. Kedua, jangan berharap terlalu banyak. Namanya usaha pasti ada saat di mana kamu mengalami kegagalan, tidak bisa langsung berhasil. Wajarlah, sukses itu diraih mealui jalan yang panjang. Ketiga, berpikir itu harus, tapi jangan njelimet rumit juga. Semakin sederhana cara berpikirmu, semakin mudah pula kamu menemukan solusi atas masalah yang ada. 3. Belajar dari apa saja yang ada di sekelilingmu. Belajar itu tidak harus dari sekolah dan universitas. Justru tempat belajar yang paling efektif adalah di masyarakat, tempat sehari-hari kita bergaul. Karena di situlah kita dihadapkan dengan kejadian yang tak terkira dan dituntut untuk menyelesaikan masalah sendiri. 4. Jadilah gelas kosong. Bob Sadino juga memberikan wasiat agar kita menjadi seperti gelas kosong. Maknanya, bila setiap bertemu dengan orang baru kita merasa bahwa diri kita pintar dan lebih segalanya dibandingkan orang lain, maka kesuksesan akan semakin menjauhi kita. Ingat, setiap orang yang kita temui pasti tahu sesuatu yang tidak kita ketahui sebelumnya. Jadi, bukalah pikiran untuk mengetahui hal-hal baru dari orang baru. 5. Jangan takut dan jangan malu gagal, dan bila gagal janganlah bersembunyi. Hadapi kegagalan dengan hati lapang dan pikiran terbuka. Lalu, segeralah instropeksi diri sendiri. Apa yang salah? Apa yang kurang? Perbaiki! Bila sekali gagal kamu langsung berhenti, berarti kamu akan gagal selamanya. Ingat, kesuksesan itu memiliki ribuan trial and error. 6. Rencana adalah bencana. Boleh saja berencana, tapi juga harus dieksekusi. Sambil berjalan pasti akan ada banyak perubahan. Jadi buatlah rencana yang simpel saja karena eksekusi akan menentukan 90% kesuksesanmu. 7. Sukses sendirian mana bisa? Untuk sukses kita butuh orang lain juga, janganlah egois. Wasiat Bob Sadino, “Orang goblok butuh orang lain untuk mengejar kesuksesan mereka, yaitu mereka yang bergelar sarjana.” Karena manusia adalah sosial yang mana di dalam hidupnya tidak bisa terlepas dari orang lain. 8. Segera bertindak. Seperti wasiat Bob Sadino di poin pertama yaitu jangan banyak mikir yang artinya bersegeralah mengambil tindakan. Karena tanpa adanya tidakan, segala ide-ide yang ada di pikiran kita tidak akan pernah terwujud. 9. Jangan tinggi ekspektasi. Semakin tinggi berekspektasi semakin sakit jika tidak terwujud, begitulah pemikiran Bob Sadino. Karena dalam bisnis pasti ada untung dan rugi, jadi apabila sudah berekspektasi tinggi namun hasilnya justru merugi maka akan sangat kecewa. Maka dari itu wasiat Bob Sadino adalah, “Jangan berharap!” 10. Jangan lupa bersyukur. Satu hal yang tidak dilupakan oleh Bob Sadino adalah bersyukur ketika kita sudah selesai dan mendapatkan apa yang diinginkan. Karena sejatinya kesuksesan yang kita raih tidak akan pernah terwujud tanpa izin dan kuasa-Nya. Tak hanya yang disebutkan di atas, masih banyak lagi wasiat Bob Sadino yang sangat memotivasi dan dapat kamu temukan di dalam buku 100 Wasiat Bisnis Bob Sadino. Semoga bermanfaat.
kegiatan sosial yang dilakukan bob sadino